PUISI


PERIODE CINTA DALAM KASIH MATEMATIKA

Aku belajar menjumlahkan ketegaran
Aku belajar mengalikan ketulusan
Aku berusaha melekukkan bibir seirama lambing gabungan
Tapi mengapa aku tak mampu mengurangi keegoisanmu
Bahkan tiada daya membagi rasa

Sorot matamu melukiskan sudut trigonometri pada kuadran I
Tapi sang differensial masih juga tak mampu menurunkan keangkuhanmu

Sabar telah ku substitusikan pada logikamu
Namun, variab
le – variable itu hanya bernilai imajiner
Karena kersmu bungkam menjabarkan tulusku

Andai kau mengerti
Hati ku tlah terkunci dalam kurung kurawal
Andai kau tahu
Patuhkuseperti integral tertentu, tak berani melenceng dari angka batasan

Bukalah matamu kasih
Semua cemburu tak ada dalam realistic
Kontruktivisme pun menepis prinsip variable yang mendustai
Problem solving tak mampu merasuk diammu

Aku ini titik pusat lingkaran yang tak kan pernah berpaling
Walau beribu titik memiliki rasa yang sama
Karena aku buakan dimensi tiga yang antara ada dan tiada dalam satu sisi

Aku tak mengerti prosedur apa hrus ku lakukan agar array hatiku terecord dalam hatimu
Dengarlah kasih
Jika cemburumu > sayangmu
Biarkan aku menjadi konstanta terakhir yang mampu lengkapi operasi matematikamu
Agar kau mengrti lembah dan palung grafik sinus tak mampu menggeser periode cintaku

Palembang, 08 oktober 2011
By _CR5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar